amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Salah seorang remaja yang berprofesi sebagai penggali kubur, Muhamad Akbar Amanda (19) tak menyangka dapat menerima beasiswa dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang untuk kuliah di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Warga Desa Kelapian, Kecamatan Pontong ini mengambil jurusan Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian dan kini sudah duduk disemester tiga.
“Gak nyangka bisa dapet beasiswa, awalnya kan melihat status dari ibu Bupati (Ratu Tatu Chasanah), katanya mahasiswa itu dapat beasiswa, nah terus saya nyoba nanya ke dinas pendidikan, terus ikut seleksi dan akhirnya dapet,” kata Muhamad Akbar Amanda, Kamis (19/9).
Muhamad Akbar mengaku sangat bahagia dan terharu bisa mendapatkan beasiswa dari Pemkab Serang. Karena menurutnya tidak semua orang bisa bernasib sama seperti dirinya bisa mendapatkan beasiswa.”Rasa sukur banget bisa mendapat beasiswa,” tuturnya.
Muhamad Akbar pun bercerita terkait kondisi ekonominya, ia rela membantu orang menggali kubur demi memperoleh beras untuk makan keluarganya.
Remaja tersebut mengaku kerap membantu orang menggali kubur sejak duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA).”Biasanya kan kalau bantu bantu (gali kubur) dapet beras, terus dijual,” katanya.
Usai lulus kuliah nanti, Muhamad Akbar bercita cita ingin berwirausaha disektor pertanian. Ia pun mengaku akan bersungguh sungguh kuliah hingga lulus dengan nilai terbaik.”Saya pengen ngembangin pertanian, kaya menanam sayuran, saya tertarik disitu,” imbuhnya. (Imat)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…