Sistem Penanganan Kebencanaan di Kabupaten Serang Terintegrasi

SERANG – Sistem penanganan kebencanaan di Kabupaten Serang sudah terintegrasi dengan baik. Sehingga, penanganan kebencanaan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
BPBD Kabupaten Serang menyediakan sistem informasi dan komunikasi yang terintegrasi. Yakni, melalui penyediaan Krisis Center di Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) milik BPBD Kabupaten Serang.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma mengatakan, melalui sistem ini, kata Nana, informasi kebencanaan bisa didapat dan ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. “Di fasilitas ini, semua informasi kebencanaan di Kabupaten Serang dapat terintegrasi,” katanya.
Secara teknis, ada petugas yang akan selalu standby di Krisis Center untuk menerima laporan kebencanaan. Kemudian, setelah diterima laporan, dilakukan konfirmasi untuk melakukan penanganan yang tepat.
Informasi yang dihimpun oleh Krisis Center juga menjadi bahan konsumsi bagi instansi lainnya. Seperti instansi TNI-Polri, media massa, dan instansi yang terkait untuk bahan penanganan. Sehingga, informasi kebencanaan di Kabupaten Serang dapat didapat melalui satu pintu dan tidak ada perbedaan data.
Selain itu, pihaknya juga mendekatkan fasilitas penanganan kebencanaan kepada masyarakat. Yakni, dengan membentuk Pos Penanganan Kebakaran di beberapa kecamatan. Melalui Pos ini, disediakan mobil pemadam kebakaran berikut petugasnya yang berjaga 24 jam.
Kemudian, BPBD Kabupaten Serang juga mempunyai Pos SAR Pantai di wilayah kawasan wisata pantai Anyar. Petugas di pos ini berfungsi untuk melakukan penanganan kebencanaan di kawasan pantai Anyar-Cinangka dan sekitarnya.
Lalu, BPBD Kabupaten Serang juga sudah menempatkan relawan kebencanaan di tingkat desa. Sehingga, relawan kebencanaan itu bisa langsung melakukan penanganan pertama jika ada bencana di wilayahnya masing-masing. (adv)






