Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok, Diskoumperindag Kabupaten Serang Gelar Operasi Pasar

SERANG – Dalam rangka menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran, Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang menggelar kegiatan Operasi Pasar.
Kegiatan operasi pasar digelar di enam kecamatan. Yakni di Kecamatan Tirtayasa, Kecamatan Kramatwatu, Kecamatan Petir, Kecamatan Pontang, Kecamatan Puloampel, dan Kecamatan Kragilan. Kegiatan operasi pasar ini digelar sejak 25 Februari hingga 21 Maret 2025.
Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang, Adang Rahmat mengatakan, pasca tahun baru, kondisi sejumlah harga bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Serang masih cukup tinggi. Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan di dua pasar di Kabupaten Serang, harga untuk cabe masih di angka Rp100 ribu per kilogramnya.
“Meski pun ada penurunan harga, dari semula Rp120 ribu, harganya belum normal. Harga sebelum 9 desember itu Rp30 sampai Rp35 ribu. Maunya kembali seperti itu,” ujarnya.
Ia merasa khawatir apabila penurunan harga tidak signifikan. Terlebih lagi menjelang Idul Fitri. Sehingga, ketika tidak ada penurunan yang signifikan, pihaknya khawatir akan ada kenaikan yang signifikan.
Ia mengatakan, ada sejumlah komoditas kebutuhan pokok yang dibawa saat pelaksanaan pasar murah. “Untuk mengantisipasi lonjakan harga terhadap komoditas barang kebutuhan pokok minyak, gula, beras dengan alokasi yang dibawa minyak 500 liter, beras 400 kilogram, gula 200 kilogram, dan terigu 100 kilogram,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga menjual berbagai jenis sayuran, mulai dari cabe merah besar, cabe rawit merah, bawang hingga tomat.
“Kita juga juga menjual cabe merah besar, kita jual Rp50 ribu, cabe rawit merah Rp80 ribu, bawang Rp25 ribu per kilogram, lalu untuk tomat Rp5 ribu per kilogram,” ujarnya.
Ia mengatakan, antusias warga untuk mengikuti pasar murah masih sangat tinggi. Bahkan, tak buruh waktu lama, barang-barang yang dijual pun habis. “Tadi sisanya tinggal terigu, untuk harga memang lebih murah dari yang dijual di pasar,” pungkasnya. (Adv)






