Subadri Minta Guru Lestarikan Bahasa Jawa Serang

Serang,- Wacana Mendikbud Nadiem Makarim yang akan menerapkan konsep Merdeka Belajar di Sekolah disambut baik oleh Pemerintahan Kota (Pemkot) Serang. Penerapan konsep merdeka belajar diharapkan mampu menjadi motor dalam pengembangan budaya lokal di Kota Serang.
Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin mengungkapkan, konsep merdeka belajar memberikan kesempatan tenaga pengajar untuk menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) lebih efektif dan efisien serta berorientasi terhadap peserta didik.
“Dalam RPP tersebut, guru dapat memasukkan budaya lokal dalam metode pembelajarannya. Mungkin nanti akan ada sesi bebasan,” ujarnya kepada awak media, Rabu (4/3).
Subadri mengatakan, dengan memasukan unsur lokalitas dalam pembelajaran didalam kelas, peserta didik tentunya akan merasa nyaman dalam melaksanakan proses pembelajaran lantaran suasana yang dibangun merupakan susasana yang tidak asing bagi dirinya. Selain itu, upaya tersebut juga diyakini dapat melestarikan budaya lokal.
“Merdeka belajar yang dibawakan oleh pak Menteri itukan supaya siswa-siswi kita itu bahagia dalam belajar. Maka dari itu, saya rasa dengan memasukkan muatan-muatan budaya lokal, mereka dapat lebih nyaman karena suasana yang terbentuk adalah rumah mereka sendiri,” tuturnya.
Subadri pun mengaku sangat mengapresiasi adanya merdeka belajar. Menurutnya Kota Serang sangat siap untuk menerapkan konsep tersebut dalam satuan pendidikan di bawah naungan Dindikbud Kota Serang.
“Mulai dari PAUD sampai kepada tingkat SMP berdasarkan pernyataan Dibdikbud Kota Serang siap untuk menerapkan itu. Makanya, saya harap sosialisasi dari Dindikbud yang infonya dilakukan pada Kamis nanti dapat benar-benar diserap oleh para guru, supaya merdeka belajar dapat benar-benar berjalan dengan baik,” tandasnya. (Arr)









