Syafrudin Klaim Didorong Kader PAN

SERANG – Walikota Serang Syafrudin mengaku mendapat dorongan dari kader Partai Amanat Nasional (PAN) untuk maju di bursa calon ketua DPW PAN Provinsi Banten. Karena itu, ia mengaku siap jika diberikan amanah itu.
Ia mengatakan, dirinya menjadi Walikota Serang berkat dukungan kader partai. Karena itu, jika diberikan amanah sebagai Ketua DPW PAN Provinsi Banten, ia akan siap mengemban amanah.
Ia mengaku tidak terlalu ambisius untuk menjadi ketua DPW PAN Provinsi Banten. Namun, karena adanya dorongan dari bawah, maka ia tidak bisa mengabaikan aspirasi tersebut. “Jujur saja, saya ini kan baru jadi kader pada 2017 lalu. Saya ini kader baru kemarin. Kalau saya ambisi untuk nyalon, itu tidak pantas. Karena kan banyak yang puluhan tahun. Tapi kalau dari bawah mendorong saya menjadi ketua, saya harus siap,” katanya, Rabu (15/7/2020).
Mantan birokrat Pemkot Serang ini mengaku mendapat dorongan dari empat DPC. Yakni dari DPC Kota Serang, DPC Kabupaten Serang, DPC Kabupaten Pandeglang dan DPC Kota Cilegon. “Yang lainnya saya masih kurang tahu, karena mereka baru beberapa yang melakukan silaturahmi ke sini (Kota Serang),” ujarnya.
Syafrudin mengaku telah berkomunikasi dengan Wakil Ketua DPP PAN Yandri Susanto. “Komunikasi mah sebelum adanya isu pemilihan juga sudah sering. Kan DPP-nya juga ada di sini pak Yandri. Tapi kalau yang fokus terkait pemilihan itu cuma baru sekali saja,” terangnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPP PAN, Yandri Susanto, menjelaskan bahwa dalam pemilihan ketua pada partai tersebut, tidak melalui mekanisme satu orang satu suara, tetapi menggunakan sistem musyawarah mufakat.
“Jadi pemilihan di kami itu musyawarah mufakat, tidak one man one vote (satu orang satu suara). Lalu kami juga tidak menetapkan ketua, melainkan anggota formatur. Nanti dari Banten 4 orang, dari DPP 1 orang,” katanya melalui sambungan telepon.
Lebih lanjut Yandri meminta kepada panitia pelaksana Musyawarah Wilayah untuk membuka pendaftaran calon anggota formatur. Nanti panitia akan menyetorkan nama tersebut ke DPP PAN.
“Kalau memang nanti hanya empat orang saja, maka tidak akan ada pemilihan anggota formatur lagi. Kalau nanti ternyata lebih dari 4, maka akan dilangsungkan pemilihan anggota formatur,” jelasnya.
Yandri mengungkapkan, nantinya dari empat anggota formatur akan ditambah satu anggota formatur dari DPP. Setelah itu mereka akan bermusyawarah, untuk menentukan siapa yang menjadi ketua. “Biasanya itu berlangsung sehari atau dua hari. Tergantung bagaimana musyawarah antara formatur tersebut,” tandasnya. (Arr)









