Tabrak Truk, Pedagang Gorengan Tak Sadarkan Diri

SERANG,- Pengendara sepeda motor honda vario bernomor polisi A 3326 CQ terlibat kecelakaan dengan kendaraan truk di depan gerbang tol Serang Timur. Akibatnya, pengendara motor kritis dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Kejadian kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 00.45 WIB. Saat itu korban masih tergeletak di aspal. Terlihat para pengendara dan aparat kepolisian membantu korban dengan menutup sebagian jalur dengan pembatas jalan guna memberi tanda adanya korban yang masih terkapar.
Rekan korban yang enggan disebutkan namanya mengaku, pada saat hendak melewati gerbang tol, korban yang telah sempoyongan dipengaruhi alkohol membawa kendaraan vario dengan nomor polisi A 3226 CQ, apes tersenggol truk gandengan saat hendak pulang ke kos-kosan nya. Hingga akhirnya tergeletak di aspal.
“Dari arah Rau mau pulang ke arah Polda. Ketabrak truk gandengan. Orang garut, jualan gorengan (di Serang),” katanya saat dimintai keterangan oleh Polisi, Selasa dini hari (3/8/2021).
Sementara itu, Danru Serang Timur Bripka Jarwo menerangkan, kecelakaan terjadi akibat kendaraan yang ditunggangi korban tersenggol truk gandengan yang hendak masuk tol. Terlebih, korban tak fokus lantaran dipengaruhi alkohol.
“Telah terjadi tabrakan motor dan mobil. Pertama kali truk gandeng dan masuk tol,” terangnya.
Jarwo mengatakan, jika kedua korban merupakan warga kuningan yang sehari-harinya berjualan gorengan di Kota Serang. “Berdasarkan pengakuan, korban ngekos di belakang mapolda Banten,” imbuhnya.
Akibat dari kejadian itu, korban dalam keadaan kritis karena mengalami luka parah di kepalanya. Sementara rekannya yang dibonceng, hanya luka ringan.
Setelah beberapa menit meringkuk di tengah jalan, korban diangkut mobil patroli untuk dibawa ke rumah sakit Sari Asih untuk dirawat intensif. “Korban dibawa ke RS Sari Asih untuk mendapat perawatan,” pungkasnya. (Arr)









