amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Sejumlah tempat wisata di Kota Serang sudah mulai dibuka kembali. Namun, setiap tempat wisata wajib menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Hal itu guna mengantisipasi penyebaran COVID-19.
Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang Yoyo Wicahyono mengatakan, ada delapan obyek wisata di Kota Serang yang akan dilakukan uji coba menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
“Delapan obyek wisata itu, ada kawasan Banten Lama, Kesultanan Maulana Hasanudin, Maulana Yusuf, pantai gope, MBS, aqualand, tembong indah, dan bioskop di mal of serang (MoS),” katanya, Minggu (19/9/2021).
Semua obyek wisata yang ditunjuk tersebut, Lanjut Yoyo, diperkirakan mampu menyediakan sejumlah alat yang dibutuhkan, termasuk ketersediaan aplikasi PeduliLindungi. “Kemudian infra merah, dan personel kami anggap delapan obyek wisata tersebut mampu untuk memenuhinya. Makanya kami uji coba dan nanti akan kami evaluasi,” ujarnya.
Bahkan, dia menuturkan, ada beberapa obyek wisata yang telah menyatakan kesanggupannya dan melakukan pendaftaran PeduliLindungi ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). “Sudah ada beberapa obyek wisata yang melakukan pendaftaran (PeduliLindungi), tapi kesulitan dalam approvel dari Pusdatin Kemenkesnya,” tuturnya.
Menurut Yoyo, kendala tersebut terjadi karena beberapa kemungkinan, salah satunya banyaknya obyek wisata di seluruh Indonesia yang melakukan pendaftaran aplikasi PeduliLindungi. “Kemungkinan seperti itu, sehingga terjadi krodit di kementerian dan sampai sekarang kami masih menunggu (approvel),” ucapnya.
Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin mengatakan, uji coba pada tempat wisata dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi. Namun juga tetap tak abai untuk menekan angka penyebaran Covid-19, dengan cara melakukan kontrol dan pembatasan.
“Kami ingin semua masyarakat dan umat sehat. Tapi tetap perekonomian juga tidak terpuruk. Maka kami lakukan uji coba itu di tempat-tempat wisata,” tandasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…