amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Vaksinasi pada tahap pertama di kota serang sudah berjalan lebih dari satu pekan. Hasilnya jumlah Tenaga Kesehatan (Nakes) yang telah menjalani vaksinasi di Kota Serang mencapai 69 Persen. Namun, ada tiga nakes yang menolak divaksin.
“Ada memang laporan dari pak Kadinkes ada 3 orang yang tanpa alasan, saya instruksikan Kadinkes untuk kejar itu yang 3 orang. Kalau tenaga nakes saja sudah tidak mau di vaksin apalagi masyarakat,” kata Sekertaris Daerah Kota Serang Nanang Saefudin, Kamis, (28/1/2021)
Nanang menduga Nakes yang enggan untuk di vaksinasi tersebut kemungkinan besar telah termakan oleh berita-berita hoax yang beredar. “Ada yang menyatakan abis vaksin klepek-klepek begitu kan pada menanyakan kehalalannya,” imbuhnya.
Nanang menegaskan, untuk kehalalan vaksin, masyarakat tidak perlu khawatir lantaran telah mendapatkan fatwa halal dari MUI. “Agama kita memgajarkan kepada kita segala sesuatu serahkan kepada ahlinya, MUI tentulah ulama besar yang sudah teruji kebenarannya, mudah-mudahan masyarakat bisa menerima ini,” jelasnya.
Nanang mengatakan, berdasarkan hasil laporan dari Dinkes Kota Serang, pelaksanaan vaksinasi pada tahap pertama tersebut telah mencapai 69 persen. “Saya koordinasikan kemaren dan sekarang peningkatan mencapai 36 persen. Jadi saat ini sudah mencapai 69 persen,” pungkasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…