Tokoh Banten Tolak Keberadaan Khilatul Muslimin

SERANG,- Sejumlah tokoh masyarakat di Provinsi Banten yang terdiri dari Alim Ulama, Tokoh Pemuda dan peguron menolak keberadaan Khilafatul Muslimin.
Hal tersebut merespon adanya surat edaran undangan yang mengatasnamakan Khilafatul Muslimin Jabodetabek Banten. Dalam surat tersebut mereka berniat akan hendak berkumpul di Kota Serang.
Ketua Umum DPP Kesti TTKKDH, Wahyu Nurjamil mengatakan, organisasi masyarakat, peguron serta alim ulama menolak Khilafatul Muslimin di tanah Banten. Terkhusus Kota Serang.
“Kami organisasi dengan para ulama bersepakat menolak kehadiran khilafatul muslimin di Banten, termasuk di Kota Serang,” katanya, Sabtu (13/5/2023).
Wahyu Nurjamil meminta, agar pihak aparat penegak hukum menghentikan pegerakan khilafatul muslimin di Banten maupun Kota Serang.
“Kami meminta dengan keras aparat penegak hukum menghentikan aktifitas tersebut (khilafatul muslimin,Red), demi kondusifitas di Banten maupun Kota Serang,” tegasnya.
Diakhir wawancara, kata Wahyu Nurjamil, melihat dan mempertimbangkan segala aspek, khilafatul muslimin sangatlah tidak bagus untuk Banten maupun Kota Serang.
“Walaupun acara halal bihalal, namun jangan sampai menjadi kedok pemahaman yang melanggar keberadaan pancasila dan keutuhan NKRI. Makanya kami menolak khilafatul muslimin di Banten,” pungkasnya. (Arr)






