amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Kota Bekasi — Anggota DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra, angkat suara soal kondisi memprihatinkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang. Politisi yang juga Ketua Fraksi Golkar Solidaritas ini menilai situasi TPA sudah masuk fase kritis dan rawan longsor.
“Kondisi TPA Sumur Batu sangat mengkhawatirkan. Hari ini saja puluhan truk sampah mengantri. Kalau ini dibiarkan, dampaknya bisa fatal,” kata Sarwin dalam keterangannya, Selasa (24/6/2025).
Zona 5 Overload, Open Dumping Tak Layak Lagi
Menurut Sarwin, Zona 5 sebagai titik utama pembuangan di TPA Sumur Batu sudah kelebihan kapasitas. Sampah terus menumpuk, sementara metode open dumping yang digunakan dinilai tidak lagi layak secara lingkungan.
“Kapasitas sudah overload. Ini bom waktu. Harus ada solusi struktural,” ujarnya.
Sarwin menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tidak bisa lagi menunda pembebasan lahan tambahan. Ia menyarankan penerapan sistem sanitary landfill sesuai pedoman Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Warga Bantargebang: Jangan Tunggu Longsor Terulang
Sebagai putra daerah Bantargebang, Sarwin tahu betul ancaman lingkungan dan kesehatan akibat penumpukan sampah. Ia menyebut, longsor di TPA bukan skenario fiktif, tapi kejadian nyata yang pernah terjadi dan bisa kembali terulang.
“Kami di Bantargebang bukan tempat buangan tanpa batas. Jangan tunggu ada korban baru untuk bergerak,” tegasnya.
Desakan Aksi Nyata untuk Pemerintah Kota
Sarwin meminta Wali Kota Bekasi dan jajaran segera ambil tindakan taktis dan strategis. Mulai dari pembebasan lahan, pembangunan infrastruktur baru, hingga reformasi sistem pengelolaan sampah.
“Ini soal keselamatan dan masa depan lingkungan. Tindakan cepat adalah satu-satunya pilihan,” pungkasnya.
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…