amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Udara Kecamatan Anyar Tercemar Industri

SERANG – Masyarakat Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang mengeluhkan soal pencemaran udara dari salah satu perusahaan di wilayah Kota Cilegon. Pencemaran udara itu semakin meluas saat terjadinya hujan.

Saat hujan mengguyur wilayah Kecamatan Anyar, air hujan berubah menjadi hitam pekat dan berminyak. Air hujan berwarna hitam itu mengotori lingkungan pemukiman warga dan menyebabkan hasil tangkap ikan menurun.

Anggota DPRD Kabupaten Serang asal Kecamatan Anyar Suja’i A Sayuti mengatakan, banyak warga yang mengeluhkan soal kejadian itu. Warga menduga kejadian itu bersumber dari cerobong asap PT Chandra Asri Petrochemical di wilayah Kota Cilegon.

Ia mengatakan, selain mengotori pemukiman warga, asap dari cerobong pabrik itu juga terbawa hingga ke laut. Akibatnya, hasil tangkapan nelayan menurun drastis. “Ini jelas sangat merugikan masyarakat kami,” ujarnya.

Dikatakan Suja’i, masyarakat Kecamatan Anyar hanya terkena imbas limbahnya saja. Sementara, kontribusi perusahaan lebih banyak ke wilayah Kota Cilegon. “Sementara untuk masyarakat kami tidak ada kontribusinya sama sekali,” ucapnya.

Politikus Partai Gerindra ini berharap pemerintah daerah dapat segera menyelesaikan persoalan tersebut. Supaya, pencemaran tidak semakin meluas. “Kita sudah pernah laporkan ke DLH provinsi tapi belum ada perubahan,” ujarnya.

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

2 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

2 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

2 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

2 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

2 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

3 bulan ago