Warga Penancangan Dilarang Saksikan Pemotongan Hewan Kurban

SERANG,- Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Almuhajirin, Kelurahan Panancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, meotong sebanyak 24 ekor hewan kurban. Pemotongan hewan dialakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat guna menghindari penyebaran virus corona. Selainitu masyarakat tidak diperkenankan untuk menghadiri prosesi penyembelihan kecuali pequrban.
Panitia Kurban DKM Almuhajirin, Uhen Juhaeni mengatakan, pelaksanaan kurban di wilayahnya dilakukan dengan prokes yang ketat. Bahkan pihaknya menutup lingkungan masjid agar calon penerima kurban atau mustahiq tidak datang ke masjid
“Kecuali orang yang berkurban atau muqorib, mereka masih boleh menyaksikan prosesi pemotongan hewan kurban,” katanya saat ditemui di Masjid Almuhajirin, Selasa (20/7/2021)
Ia menjelaskan, pada tahun ini panitia qurban sendiri menyembelih sebanyak 24 hewan kurban dan mendapatkan pengawasan ketat dari dinas pertanian. “Tentu itu semua agar daging kurban yang akan dibagikan pada masyarakat benar-benar sehat dan layak konsumsi,” ujarnya.
Menurutnya, terdapat peningkatan dari segi kuantitas orang yang berqurban pada tahun ini. Pada tahun lalu pihaknya menyembelih sebanyak 22 ekor hewan kurban dan pada tahun ini mengalami penigkatan hingga 22 ekor.
“Alhamduliah ada peningkatan pada tahun ini, jadi ada 8 ekor sapi, 8 ekor kerbau dan 8 ekor kambing yang disembelih disini,” tuturnya.
Lebih lanjut Uhen mengatakan jika nantinya daging akan di distribusikan kepada kurang lebing 2 ribu orang mustahiq yang ada di sekitar lingkungan masjid Almuhajirin dan diantarkan langsung oleh panitia ke RT agar tidak menimbulkan kerumunan.
“Daging ini akan di bagikan pada masyarakat dengan diantarkan langsung ke rumah nya dengan jumlah penerima sekitar 2 ribu orang. Nanti akan kita distribusikan ke RT masing-masing berdasarkan data yang telah diberikan.” pungkasnya. (Arr)









