Waspada Fenomena La Nina Akhir Tahun, Begini Penjelasan BMKG

TANGERANG, – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini untuk mewaspadai datangnya fenomena La Nina. Fenomena itu diprediksi terjadi menjelang akhir tahun hingga awal tahun 2022.
Kepala BMKG Kota Tangerang Suwardi mengatakan, berdasarkan monitoring perkembangan data suhu permukaan laut di Samudra Pasifik, bagian tengah dan timur, hasilnya menunjukkan nilai anomali telah melewati ambang batas La Nina dan berpotensi terus berkembang hingga menjadi waspada bencana. “Kondisi ini berpotensi terus berkembang dan kita harus segera bersiap dengan datangnya La Nina, yang diperkirakan akan berlangsung dengan intensitas lemah hingga sedang, setidaknya hingga Februari 2022,” ungkapnya, Selasa (26/10/2021).
Ia pun menjelaskan, BMKG telah memprakirakan sebagian wilayah Indonesia akan memasuki periode musim hujan mulai Oktober ini, salah satunya Kota Tangerang, Provinsi Banten. Sedangkan, didasarkan pada kejadian La Nina tahun 2020 lalu dan hasil kajian BMKG menunjukkan, bahwa curah hujan mengalami peningkatan pada November-Desember-Januari.
Maka, La Nina tahun ini diprediksikan relatif sama dan akan berdampak pada peningkatan curah hujan bulanan berkisar antara 20 sampai 70 persen di atas normalnya. “Dengan adanya potensi peningkatan curah hujan pada periode musim hujan tersebut, maka masyarakat Kota Tangerang perlu kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi lanjutan dari curah hujan tinggi yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi. Harus kita antisipasi bersama-sama,” kata Suwardi.
Ia menambahkan, kesiapsiagaan bisa melalui langkah pencegahan dan mitigasi banjir. Mulai dari, gotong-royong kebersihan lingkungan, membersihkan gorong-gorong atau saluran air hingga mempersiapkan skema-skema penanganan jika terjadinya bencana alam seperti banjir.
“Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi dan diharapkan terus memantau perkembangan iklim dan cuaca terkini. BMKG membuka layanan informasi cuaca dan iklim 24 jam, melalui https://www.bmkg.go.id; https://iklim.bmkg.go.id; atau follow media sosial @infoBMKG;” imbuhnya. (gus/red)









