amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

WH Dinilai Gagal Pimpin Banten

SERANG,- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) Perwakilan Serang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang.

Dalam aksinya, mahasiswa menilai pemerintahan WH-Andika yang telah berjalan selama 49 bulan telah gagal dalam merealisasikan janji politiknya dan gagal menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih dari korupsi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan mahasiswa itu datang sembari membawa spanduk tuntutan dan langsung menutup gerbang masuk menuju KP3B. Tidak hanya itu, terlihat dua orang mahasiswa yang memakai topeng Wahidin Halim dan Andika Hazrumy.

Kedua mahasiswa itu kemudian maju ke depan sembari membawa bendera, setelah itu, salah satu dari mereka yang menggunakan topeng Andika memanjat pagar gerbang yang sedang dijaga oleh aparat kepolisian. Sempat terjadi ketegangan saat polisi meminta mahasiswa yang sedang di atas gerbang untuk turun. Pada akhir aksi mahasiswa membakar ban dan juga poster Wahidin Halim yang mereka kenakan.

Ketua Kumala Perwakilan Serang, Misnahudin menilai, pemerintahan provinsi Banten yang dipimpin oleh WH-Andika gagal. Hal itu dapat dilihat dengan tidak adanya janji politik yang mampu direalisasikan oleh keduanya.

“Pertama soal reformasi birokrasi di Banten, ini tidak sesuai dengan keinginan masyarakat. Kalau berbicara Reformasi birokrasi, ini tidak akan sampai terjadi polemik tiga kasus korupsi di Banten,” katanya saat ditemui usai aksi, Kamis (17/6/2021).

Ia menilai, jika pemerintahan WH-Andika telah gagal dalam melaksanakan Reformasi birokrasi, karena telah gagal membina bawahannya. “Artinya dalam kurun waktu 49 bulan ini, gubernur Banten telah gagal membina bawahannya,” imbuhnya.

Selain menyoroti soal kasus korupsi yang terjadi, pihaknya juga menyoroti soal janji politik gubernur dan wakil gubernur Banten, yakni akan memberikan akses kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat Banten.

“Pada saat 2017 bilang bahwa berobat cukup dengan KTP, gratis. Tapi nyatanya gimana, selama kurun waktu masa jabatan mereka seharusnya itu sudah terlaksana. Tapi nyatanya belum,” jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya juga menyoroti soal tinggi nya angka pengangguran di provinsi Banten. Mereka dengan tegas menilai jika kepemimpinan keduanya telah gagal dalam mengelola pemerintahan Banten.

“Bagi kami WH-Andika telah gagal, karena mereka hanya memiliki waktu stau tahun lagi. Bagaimana cara merealisasikan RPJMD yang telah direncanakan,” tandasnya. (Arr)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

2 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

2 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

2 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

2 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

2 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

3 bulan ago