2.000 Marbot Masjid di Banten Bakal Dapat Jaminan Sosial

SERANG – Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Banten bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna memberikan pemahaman kepada pada pekerja di sektor informal terkait pentingnya perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja di wilayah Banten.
Dalam kesempatan itu, ICMI Orwil Banten melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan Jamsostek bagi dua ribu marbot di 1.000 mesjid yang ada di Banten.
Ketua ICMI Orwil Banten, Lili Romli dalam sambutannya mengajak kepada semua stakeholder untuk memikirkan nasib pekerja rentan tersebut.
“Ini bentuk kepedulian dan aksinyata ICMI Banten bahwa betapa pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja rentan ini,” katanya, di salah satu rumah makan di Kota Serang, Rabu (15/12/2021)
Dalam kesempatan itu, pihaknya mengaku telah menjalin kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan sosial kepada para marbot mesjid yang ada di Banten.
“Jadi ada 2.000 marbot yang berasal dari 1.000 mesjid. Kita perduli terhadap pekerja rentan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Muhammad Zuhri mengatakan, Ketenagakerjaan rentan bagian dari masyarakat bangsa yang perlu kita lindungi. Ia pun meminta, negara dan seluruh stekholder ikut andil untuk mencapai hal itu.
“Maka perlu ada dukungan dari keterlibatan dan partisifasi publik untuk bisa memastikan bahwa ketenagakerjaan rentan bagian dari warga bangsa ini yang harus terlindungi,” katanya.
Dia mengaku, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada ICMI yang punya ittikad baik untuk bisa memberikan sosialisasi, pemahaman, menyadarkan dan mengeduksi kepada masyarakat.
“Secara manfaat program jaminan ketenagakerjaan bayarnya munimalis tapi manfaatnya maksimalis. Bayar cuma Rp16.500, tapi jika ada insiden seperti meninggal dunia maka akan mendapatkan Rp42 juta. Kalau punya anak maka akan mendapatkan beasiswa sampai perguruan tinggi, maksimal 2 anak,” terangnya. (Arr)






