amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang,- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis hasil analisa Kondisi dinamika Atmosfer pada 5 Januari 2020 lalu. Hasilnya, di beberapa wilayah di Indoneaia memiliki potensi hujan lebat untuk sepekan kedepan termasuk salah satunya di Provinsi Banten.
Hal demikian juga diperkuat oleh Fourcaster BMKG Klas I Serang, Widia Khoirunnisa saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (07/01/2020).
Widia mengatakan, untuk sepekan kedepan potensi hujan di wilayah Banten dikategorikan dengan intensitas cukup lebat. Selain itu, tidak menutup kemungkinan disertai dengan potensi kilat, petir, dan angin kencang serta potensi cuaca ekstrem.
“Menurut update rilis dari BMKG wilayah Banten sepekan kedepan masih berpotensi hujan lebat, disertai potensi kilat, petir, dan angin kencang serta potensi cuaca ekstrem. Hal itu dikarenakan saat ini (Januari) memang masuk pada puncak musim penghujan,” ujarnya.
Bukan hanya dari faktor musim penghujan, Widia menyatakan besarnya curah hujan di Wilayah Banten juga di pengaruhi oleh faktor glogbal.
“Ada penambahan massa udara di wilayah Banten, sehingga terbentuk konvergensi (pertemuan massa udara) dari Samudera Hindia melewati Selat Sunda hingga ke Laut Jawa. Jadi pada faktor ini penambahan curah hujan di Banten semakin meningkat,” jelasnya.
Lebih lanjut, mengenai gelombang di daerah pesisir, Widia mengatakan gelombang untuk pesisir selatan Banten berpotensi kategori sedang, dan untuk utara Banten dikategori normal.
“Gelombang di pesisir Banten sepekan kedepan, diperkirakan untuk wilayah selatan Banten berkisar antara 1,25 – 2,5 meter (sedang), dan untuk wilayah utara Banten ketinggian berkisar antara 0,5 – 1,25 meter (rendah). Jadi untuk yang beraktifitas di laut seperti nelayah untuk tetap waspada,” tandasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…