amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Mewabahnya penyakit mulut dan kuku (PMK) di beberapa wilayah di Indonesia membuat sejumlah peternak dan penjual sapi di Kota Serang merugi. Pasalnya, para peternak sapi di Kota Serang saat ini tak lagi mendapatkan pesanan dari luar daerah ataupun dari luar pulau lantaran takut terhadap penyakit PMK.
Asisten Penggemukan Sapi Peternakan Darmajaya, Satino mengatakan, saat adanya informasi mengenai adanya wabah PMK sekitar satu bulan yang lalu, ia tak lagi mendapatkan pesanan hewan dari luar pulau.
“Kalau untuk penjualan ini sangat terganggu, biasanya ngirim ke antar pulau, tapi saat ini engga bisa,” katanya, Rabu (18/5/2022).
Biasanya, pada saat belum adanya wabah PMK, dalam satu bulan ia bisa mengirim sebanyak 200 ekor sapi ke luar Banten. Namun saat ini, tidak ada satupun pesanan yang masuk. “Biasanya sebulan 200 ekor, tapi saat ini sama sekali tidak bisa bergerak,” jelasnya
Selain itu, penjualan ke antar pulau juga terhambat akibat adanya aturan untuk pengiriman antar pulau aturannya sangat sulit sekali karena membutuhkan rekomendasi dari dinas terkait.
“Kalau antar pulau aga susah, bahkan engga bisa sama sekali. Contoh kalau kita mau kirim ke wilayah pekan baru, lampung ataupun palembang, kita membutuhkan rekom dari dinas terkait,” jelasnya.
Untuk itu, pihaknya saat ini mengandalkan pasar dalam daerah saja untuk menjual hewan-hewan ternak yang telah dipelihara.
“Kita masih tetap karena memasok untuk wilayah serang dan jabotabek. Memasok ke RPH-RPH,” pungkasnya. (Arr)
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…