amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Digdayamedia.id,- Bagaimana jika sebetulnya bumi berbentuk trapesium? Bagaimana jika sebetulnya warna merah di otak tujuh milyar manusia itu berbeda-beda? Bagaimana jika sebetulnya alam semesta hanya sebesar kelereng yang dimainkan oleh alien? Bagaimana jika sebetulnya kita hanya sedang berhalusinasi serempak? Bagaimana jika sebetulnya kau sedang bermimpi dan semua hal yang kau tau tidak betul-betul nyata.
Termasuk aku, termasuk kekasihmu, termasuk tulisan yang kau baca? Ada beberapa hal di dunia ini yang memang tidak atau belum ada jawabannya. Dan itu yang membawa kita pada sesuatu bernama ‘pemikiran’.
Kita semua memiliki pemikiran kita masing-masing, juga hal yang kita percayai sendiri-sendiri. Hanya karena kau merasa apa yang kau pelajari itu betul, bukan berarti kau mesti beradu argumen dengan orang-orang yang tidak sepaham denganmu. “Cogito ergo sum”, ucap Descartes. Yang artinya, “Aku berfikir, maka aku ada”.
Lantas, jika kita sibuk menerima tanpa mempertanyakan, menyetujui tanpa meragukan, mengharapkan tanpa mengusahakan, dan meyakini tanpa tahu apa yang kita yakini. Apakah itu menjadikan kita berfikir? Apakah itu menjadikan kita ada?.
Orang yang pandai takkan memaksakan keyakinannya pada orang lain, orang yang pandai akan menerima perbedaan dan mampu berjalan beriringan dengan mereka yang tidak berprinsip sama. Bukankah perbedaan membuat kita kaya? Bukankah celana dan baju tak perlu satu warna agar enak dilihat? Dan bukankah pelangi pun indah saat berwarna-warni.
Aku percaya bumi bulat, karena aku percaya sains. Perihal kau mau percaya dengan teori bumi datar yang kau pelajari di internet, itu urusanmu. Aku percaya karakteristik manusia ditentukan oleh lingkungannya. Perihal kau percaya karakteristik manusia ditentukan oleh zodiak dan golongan darah, itu urusanmu.
Aku percaya sebagai umat beragama akan lebih baik beribadah daripada sibuk memikirkan konspirasi mata satu. Perihal kau mau mengulik Illuminati dan Freemason yang belum terbukti kebenaranya, itu urusanmu. Permintaanku cuma satu; Jangan paksakan pendapatmu. Yang dipaksa-paksa itu biasanya tidak enak.
Kita sering lupa bahwa kita adalah manusia, sama-sama berdarah merah dan sama-sama menghirup oksigen. Kita senantisa membanggakan daerah dan negara kita, memegang teguh nilai-nilai yang kita yakini, kemudian lupa bahwa kebenaran dan kesalahan selalu mempunyai banyak wajah. Semoga kita bisa lebih banyak menangkap, dan lebih sedikit menghakimi.
Penulis :
Ilham Nurjaman (Manusia)
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…