amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan menggelar Roadshow Pembinaan Kader Kesehatan Dalam Rangka Pencegahan Stunting di Graha Widya Bakti Puspiptek, Setu, Tangsel pada Selasa, 22 Oktober 2019.
Kegiatan yang dihadiri oleh ribuan kader kesehatan ini digelar dengan tujuan untuk meningkatkan pengatahuan kader tentang stunting serta mendorong kesadaran banyak pihak terkait pentingnya pencegahan stunting.
“Kader merupakan tenaga masyarakat yang dianggap paling dekat dengan masyarakat, sehingga dalam rangka mensukseskan pembangunan nasional, khususnya dibidang kesehatan mempunyai peran yang sangat penting. Sehingga kader kesehatan harus dibina, dituntun, serta didukung oleh pembimbing yang terampil dan berpengalaman,” kata Ketua Panitia Acara, Iin Soviawati.
Iin berharap output yang didapatkan adalah stunting pada anak bisa dicegah, kader menambah pengetahuan tentang stunting, kader dapat memberikan penyuluhan tentang stunting, anak-anak mendapatkan makanan padat gizi, dan memperkuat pemberdayaan masyarakat dalam 1000 hari pertama kehidupan.
Sementara, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan bahwa stunting dan kondisi lain terkait kurang gizi dianggap sebagai salah satu faktor resiko diabetes, hipertensi, obesitas, dan kematian akibat infeksi.
“Penyebab stunting dalam situasi adoption nutrition menyebutkan, stunting berkembang dalam jangka panjang karena kombinasi dari beberapa faktor yakni kurang gizi kronis dalam waktu lama,” ungkapnya.
Lanjutnya, pertumbuhan yang kurang memadai saat dalam kandungan, tidak cukup protein, perubahan hormon yang dipicu stress, dan lainya.
“Upaya untuk pencegahan stunting pada anak harus dilakukan pemenuhan gizi sejak hamil, beri asi eksklusif hingga 6 bulan, dampingi asi dengan MP- asi sehat, terus pantau tumbuh kembang anak, dan selalu jaga kebersihan lingkunga,” bebernya.
Menurut Airin, persoalan kesehatan tidak bisa diselesaikan hanya oleh Dinas Kesehatan saja, tetapi harus ada dukungan dan partisipasi dari semua pihak termasuk masyarakat. (D-18)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…