Desa Pudar Sepi Pelayanan

SERANG – Kantor Desa Pudar, Kecamatan Pamarayan sudah lebih dari satu minggu ini tidak ada aktivitas pelayanan. Hal itu lantaran seluruh perangkat desanya tidak lagi aktif bekerja sejak Januari 2020.
Kepala Desa Pudar Bahrudin mengatakan, sejak dirinya dilantik menjadi kepala desa, seluruh perangkat Desa Pudar tidak ada yang masuk. Bahkan, beberapa di antaranya ada yang mengundurkan diri. “Ada lima orang yang enggak masuk-masuk kantor sejak Januari,” katanya, Kamis (30/4).
Ia menduga aksi seluruh perangkat desa yang tidak masuk kerja itu lantaran imbas dari pemilihan kepala desa (Pilkades). Padahal, Bahrudin mengaku tidak pernah memberhentikan perangkat desa. “Saya tidak pernah memberhentikan siapapun, hanya saja sejak pelantikan saya, semuanya tidak ada yang masuk,” ujarnya.
Bahrudin mengaku sudah memanggil seluruh perangkat desanya untuk aktif kembali. Bahkan, pemanggilan juga sudah dilakukan oleh pihak kecamatan. “Sudah kita lakukan upaya-upaya, katanya iya mau masuk (kerja) lagi, tapi sekarang malah tidak masuk lagi,” terangnya.
Karena kekosongan itu, ia kemudian mengusulkan perangkat desa yang baru kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Namun, hingga saat ini perangkat desa yang baru itu belum juga dilegalkan. “Ini untuk mengisi kekosongan, karena sudah lama kosong dan tidak ada pemberhentian,” jelasnya.
Dikatakan Bahrudin, karena tidak adanya perangkat desa yang masuk kantor, pelayanan di Desa Pudar jadi terhambat. “Perangkat desa yang baru juga belum bisa masuk karena belum ada legalitasnya,” ucapnya. (Sir)






