amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}p.acss0786f{text-align:left;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Digdayamedia.id- Seperti kita ketahui, akhir-akhir ini banyak sekali di media cetak maupun online menayangkan aksi-aksi masyarakat, mahasiswa bahkan pelajar turun kejalan menyuarakan aksinya.
Setelah sebelumnya aksi besar-besaran yang melibatkan ribuan orang terjadi ketika menjelang pesta demokrasi berlangsung, mereka yang menamakan diri sebagai mujahid atau yang disebut aksi 212 turun ke jalan menyuarakan aspirasinya terkait pemerintahan ini. kemudian diikuti aksi mahasiswa papua dan masyarakat papua yang menginginkan kemerdekaan atas papua. Kini yang terbaru aksi mahasiswa dan pelajar yang aksi turun ke jalan menyuarakan aspirasinya terkait ketidak adilan pemerintah dalam membuat peraturan yang mereka anggap memasuki dapur rumah tangga setiap orang.
Ada apa dengan pemerintah ini?
Yah, mungkin itu yang terfikir dalam benak ini. Banyak sekali masyarakat, mahasiswa hingga pelajar yang turun ke jalan untuk mengingatkan pemerintah tentang RUU KPK dan RKUHP yang di buat. Meskipun pemerintah melalui Presiden sudah memberikan langkah cepat menjawab aksi tersebut dengan menunda RUU dan RKUHP tersebut, namun mahasiswa dan pelajar masih turun menyuarakan aspirasinya, karena yang mereka inginkan bukan penundaan namun pembatalan RUU dan RKUHP tersebut.
Dari sini kita bisa menilai, aksi-aksi masyarakat, mahasiswa dan pelajar ini menunjukan ketidak percayaan terhadap pemerintahan ini. Pemerintah dianggap gagal tidak menampung aspirasi mereka. Ketidak percayaan masyarakat terhadap pemerintah dapat kita lihat dari aksi-aksi yang dilakukan yang terjadi hampir setiap hari pada minggu terakhir pada bulan september lalu di sejumlah kabupaten/kota yang ada di indonesia.
AS
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…