amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
ASPIRASI KITA

Jalanan Pernah Sepi, Tapi Tidak Hari Ini

Digdayamedia.id- Kerasa gak sih, kebijakan dan respon pemerintah soal beberapa isu akhir-akhir ini terkesan payah sekali, tapi mereka seperti “sudah basah, yasudah nyemplung saja sekalian.” Respon lambat, memberi tanggapan tapi nyeleneh. Membuat kebijakan yang kontroversial dan jelas mengundang keramaian.

Dalam RKUHP, dukun santet bisa dipidana 3 tahun penjara, menghina presiden bisa dipidana 3,5 tahun penjara. Pertanyaan saya: bagaimana jika nanti ada orang kesurupan lalu mencaci-maki presiden? Yang akan dihukum, orang yang kerasukan atau jin yang merasuki?.

Mungkin kita semua pernah melihat jalanan diluar sana sepi, tapi tidak untuk hari ini. Demonstrasi mahasiswa selalu begitu. Karena parlemen jalanan tidak pernah mati atau berubah, melainkan kualitas penguasa dan keadaan masyarakat yang membuatnya terasa berbeda.

Jalanan sepi ketika penguasa tidak terlalu banyak ulah dan masyarakat cukup bahagia. Sebaliknya, jalanan akan penuh dan sesak ketika penguasa terlalu banyak tingkah dan rakyat makin menderita.

Akan selalu ada cukup data dan argumen untuk membenarkan banyak hal. Termasuk mengapa pemerintah mengambil kebijakan yang merugikan, dan mengapa rakyat marah karenanya. Tapi sayangnya ini bukan hanya soal perkara kajian dan data. Ini perkara keberpihakan dan hati nurani.

Mana ada orang menderita, hidup susah, hak dipreteli kemudian senang-senang saja dan mengucapkan terimakasih?

Sekarang giliran pemerintah yang tau diri, karena rakyat sudah cukup lama memaklumi. Janji tak ditepati, kritik ‘dihukum mati.’ Bencana melanda, rakyat diminta sabar. Beras mahal, rakyat disuruh diet. Betul sih, tapi Anda ngeselin juga lama-lama.

Turunkan harga-harga, cepatlah tanggap pada bencana, lindungi hak warga negara. Baiklah, kami mengerti bahwa ekonomi dunia sekarang sedang tidak baik-baik saja. Tapi setidaknya Anda bisa memulainya dengan membangun manusia dan menangkap koruptor sekaligus para mafia.

Namun, sepertinya Anda setengah hati membangun manusia dan tak punya nyali hadapi mafia. Sekadar contoh saja: apa kabar Sepak Bola dan apa kabar Karhutla?

Tapi kan… tapi kan…

Sudahlah, kami tak butuh alasan. Kami butuh keberpihakan, jalanan akan semakin ramai, tolong Anda tau diri!

 

 

Ilham Nurjaman(Manusia)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

2 minggu ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

2 minggu ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

2 minggu ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

3 minggu ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

3 minggu ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

1 bulan ago