amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Oleh: Muhamad Bin Syam Ola
Suatu malam seorang sahabat Nabi yang masih remaja bernama Abdullah Bin Umar pergi ke Masjid Nabawi, Ia membaca Al-Qur’an sampai kelelahan. Setelah cukup lama membaca Al-Qur’an ia pun merebahkan diri untuk tidur. Seperti biasanya, sebelum ia tidur terlebih dahulu menyucikan diri dan berdo’a kepada Allah SWT.
Setelah tertelap, beberapa saat kemudian Abdullah Bin Umar bermimpi. Dalam mimpinya itu ia berjumpa dengan dua malaikat. Tanpa berkata apa-apa dua malaikat itu memegang kedua tangannya dan membawanya ke neraka. Dalam mimpinya itu ia melihat neraka laksana sumur yang menyalakan api yang berkobar-kobar. Luar biasa panasnya, di dalam neraka itu ia melihat orang-orang yang telah dikenalnya. Mereka terpanggang dan menanggung siksa yang tiada tara pedihnya.
Menyaksikan neraka yang mengerikan dan menakutkan itu, Abdullah Bin Umar seketika berdo’a, “A’udzubillahi minannar” Aku berlindung kepada Allah dari api neraka. Setelah itu Abdullah bertemu dengan malaikat lain, lalu malaikat itu berkata “Kau belum terjaga dari api neraka!”.
Pagi harinya Abdullah Bin Umar menangis mengingat mimpi yang dialaminya semalam. Lalu ia pergi ke rumah Hafshah Binti Umar (Istri Rasulullah SAW) dan menceritakan perihal mimpinya itu dengan hati yang cemas. Setelah itu Hafshah menemui Nabi SAW dan menceritakan mimpi saudara kandungnya itu kepada beliau. Seketika itu Nabi bersabda “Sebaik-baik laki-laki adalah Abdullah Bin Umar kalau ia mau melakukan sholat malam”.
Mendengar sabda itu, Hafshah bergembira lalu kemudian bergegas menemui adiknya Abdullah Bin Umar dan berkata, “Nabi mengatakan bahwa engkau adalah sebaik-baik laki-laki jika kau mau sholat malam”. Dalam mimpimu itu, malaikat yang terakhir kau temui mengatakan bahwa kau belum terjaga dari api neraka. Itu karena kau tidak melaksanakan sholat Tahajud. Jika kau ingin terselamatkan dari api neraka, maka dirikanlah sholat Tahajud setiap malam, jangan kau sia-siakan waktu sepertiga malam, waktu dimana Allah memanggil-manggil hamba-Nya juga waktu dimana Allah mengabulkan doa-doa hamba-Nya”.
Sejak saat itulah Abdullah Bin Umar tidak pernah meninggalkan sholat Tahajud sampai akhir hayatnya. Bahkan kerapkali ia menghabiskan waktu malamnya untuk sholat dan menangis di hadapan Allah SWT. Ketika ia ingat akan mimpinya, air matanya selalu melelh. Ia berdoa kepada Allah agar terhindar dari siksa api neraka.
Hikmah dibalik kisah ini
Demikianlah mimpi yang di alami oleh Abdullah Bin Umar. Sebuah isyarat yang menandakan bahwa tidak akan terbebas dari api nerka selama jiwa ini masih terlumuri oleh dosa dan maksiat. Juga selama jiwa ini masih terbawa oleh hawa nafsu yang menyesatkan. Karean itu bangun malam atau qiyamul layl dan melaksanakan sholat Tahajud merupakan solusi yang paling tepat untuk membebaskan diri kita dari neraka sekaligus sebagai media untuk berdo’a, berkeluh kesah akan berbagai hal yang tengah kita hadapi, keluarga, jodoh, dan lain sebagainya.
Penulis adalah Kru Digdaya Mediatama
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…
Kota Bekasi — DPRD Kota Bekasi memastikan akan memperketat pengawasan terhadap kebijakan penyertaan modal pemerintah…