amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang,- Gugus tugas penanganan pandemi covid-19 atau virus corona Kota Serang menetapkan status darurat bencana dalam menghadapi covid-19.
Juru bicara Gugus Tugas Kota Serang, Hari Pamungkas mengungkapkan, status tersebut diputuskan setelah tim kaji cepat melaporkan hasil kajian yang dilakukan oleh BPBD dan Dinkes Kota Serang.
“Berdasarkan hasil kajian dari Dinkes dan BPBD, yang berlandaskan data korban, kerugian, dan lainnya,” ungkapnya saat video conference, Kamis (02/04/20).
Pemkot Serang berencana, menggunakan Biaya Tidak Terduga (BTT) untuk mengatasi covid-19 di Kota Serang. “Maka dimungkinkan untuk mencairkan BTT,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Gugus Tugas Kota Serang, Subadri Ushuludin mengungkapkan, pihaknya baru merencanakan membahas upaya penanganan dan pencegahan setelah statusnya di putuskan.
“Setelah status ditetapkan akan langkah gugus tugas untuk menangani yang kena imbas tidak boleh kemana-mana, seperti yang susah makan, itu nanti akan dibahas,” jelasnya.
Subadri mengakui, jika Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih kebingungan dalam penggunaan dana untuk penanganan covid-19.
“Contoh LH lah, mereka mau beli bio disinfektan juga masih bingung, karena belum ada status,” imbuhnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…