Lewat Inovasi Peka Padjak, Pemkot Serang Masuk 12 Besar IGA 2022

SERANG,- Pemerintah Kota Serang berhasil masuk 12 besar di ajang Innovative Goverment Award atau IGA 2022 yang kembali digelar oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Lewat inovasi Peka Padjak di Badan Pendapatan Daerah Kota Serang. Tim juri dari Kemendagripun melakukan validasi lapangan langsung ke Kota Serang, untuk tahap akhir penjurian.
Pantauan di lokasi, tim juri mengecek langsung penerapan inovasi peka Padjak yaitu perluasan kanal pembayaran digital Pajak Daerah Bumi Dan Bangunan atau PBB.
Tim Juri Kemendagri RI, Prof Muhammad Dimyati menjelaskan, dari hasil validasi lapangan, yang menjadi penilaian adalah mencakup aspek inovasi, kemudian kebermanfaat kepada masyarakat.
“Dan apakah dilakukan sesuai dengan kewenangannya dan kerjasamanya antar stekholder, sejauh ini sudah bagus,” katanya, Kamis (1/12/2022).
Menurutnya, inovasi Peka Padjak dengan program rumah Pependak ini sangat aplikatif, dan sudah sangat lancar dan layak. “Dimana pembayaran PBB menggunakan digital secara online memudahkan masyarakat,” imbuhnya.
Hal itu kepada cara berpikir masyarakat juga berubah untuk membayar pajak, karena digunakan sistem jemput bola menggunakan aplikasi sehingga masyarakat bisa membayar langsung.
Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Serang Hari Pamungkas menjelaskan jika validasi lapangan dari Kemendagari merupakan tahap akhir penilaian di tersebut.
“Ini untuk melihat langsung penerapan kebaharuan inovasi peka Padjak. Karena ini yang berhasil membawa kota serang masuk 12 besar. Dengan harapan kegiatan prestasi ini menang juara satu atau masuk tiga besar Nasional,” jelasnya.
Diluar dari pada itu, keberadaan aplikasi dapat membantu masyarakat dalam pembayaran pajak, sehingga optimalisasi pendapatan daerah juga meningkat. Serta mindset masyarakat berubah dan paham dengan perubahan dari analog ke digital.
“Setelah penerapan rumah pependak ini, mengalami peningkatan pembayaran PBB dimana menggunakan inovasi ini dari 2021 hanya 46 transaksi. Tetapi di 2022 ini sudah 1.683 transaksi dengan kenaikan 3600 persen peningkatannya,” pungkasnya. (Arr)








