amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Digdayamedia.id | Menjadi seorang muslim yang kuat secara fisik dan mental adalah anjuran agama yang harus dilakukan oleh setiap umat. Berbagai cara dilakukan oleh setiap muslim menjadikan dirinya agar bisa menjadi seorang muslim yang kuat dan taat. Jika fisik, kita bisa lakukan secara normal. Seperti, olahraga, makan yang sehat dan halal. Namun, untuk menguatkan secara mental dan karakter tidak ada salahnya jika kita belajar kepada bangsa Romawi atau Eropa yang dikenal memiliki mental serta karakter yang kuat yang berhasil membangun peradabannya. Menurut Sayyidina Amr Bin al-Ash, orang romawi memiliki lima hal penting yang patut Kita pelajari. Pertama, mereka adalah orang yang paling tabah dan tangguh dalam menerima cobaan. Kedua, mereka adalah orang yang paling cepat untuk recovery atau bangkit setelah mendapatkan musibah. Ketiga, mereka adalah orang yang cepat menyerang kembali ketika terpukul mundur. Keempat, mereka adalah orang yang sangat mencintai yatim, miskin, dan orang lemah. Dan kelima, mereka adalah orang yang tegar untuk melawan antara murka dan kedzhaliman dari para tiran.
Hal itu, adalah keunggulan bangsa Romawi atau Eropa menurut Sayyidina Amr Bin al-Ash sahabat Rasulullah SAW Radhiyallahu Anhu. Tentu, pernyataan sahabat Nabi menjadi pelajaran untuk Kita sebagai muslim meniru hal yang baik dan meninggalkan keburukan yang ada. Penulis juga mengajak kepada pembaca untuk belajar dari sejarah yang terbukti bisa membuat negara menjadi mulai dari sisi peradaban dan karakter. Semoga kelima hal tersebut bisa kita pelajari dan dilakukan dalam keseharian Kita sebagai muslim terbaik.
Penulis Istiqomat
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…