amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berencana merefocusing terhadap sejumlah anggaran yang tidak masuk dalam program prioritas. Hal itu, dilakukan jika kasus positif COVID-19 di Kota Serang masih tinggi dan membutuhkan penanganan yang ekstra.
Sekertaris Daerah Kota Serang Nanang Saefudin mengatakan, saat ini Pemkot Serang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp. 48 miliar untuk penanganan Covid-19. “Alhamdulillah, sampai saat ini penanganan covid-19 sudah hampir Rp48 miliar kami alokasikan. Memang Dinkes paling banyak (dianggarkan), kemudian RSUD, kecamatan, dan kelurahan,” katanya saat ditemui di gedung DPRD Kota Serang, Senin (5/7/2021).
Nanang menjelaskan, sejumlah program yang bukan prioritas akan dilakukan refocusing apabila hal itu diperlukan untuk penanganan Covid-19. Seperti contohnya pameran pembangunan, apakah akan dilaksanakan dalam kondisi Pandemi saat ini atau tidak. “Jadi kami refocusing saja, dimasukkan ke biaya tak terduga (BTT) kemudian dialokasikan,” jelasnya.
Ia memberikan contoh, adanya kekurangan tenaga kesehatan (Nakes), maka Pemkot Serang akan kembali melakukan refocusing pada program kegiatan yang bukan prioritas. “Tentu, yang terpenting itu intinya adalah kesehatan dan keselamatan masyarakat, yang dalam hal ini penekanan penyebaran covid-19 di Kota Serang,” imbuhnya.
Lebih lanjut nanang menjelaskan jika ada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi prioritas dalam penganggaran penanganan Covid-19. “Selain Dinkes, dan RSUD (Kota Serang), ada juga satuan polisi pamong praja (Satpol PP), dan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD),” pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, Pemkot Serang baru menganggarkan beberapa anggaran untuk penanganan Covid-19, dan perlu ada pembahasan kembali. “Baru penganggaran penanganan covid-19, dan itu juga sesuai dengan arahan dari (pemerintah) pusat,” ucapnya. (Arr/red)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…