Penjelasan BMKG Soal Penyebab Banjir Rob di Pesisir Pantai Banten

SERANG,- Fenomena banjir rob hampir melanda seluruh pesisir pantai yang ada di Provinsi Banten. Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) Kelas I Serang menyampaikan penyebabnya.
Prakirawan Cuaca BMKG Kelas I Serang, Tran meminta kepada masyarakat untuk tidak panik dengan fenomena banjir rob yang terjadi akhir-akhir ini lantaran merupakan fenomena yang lazim terjadi setiap tahunnya.
“Jangan di kaitkan dengan anomali ataupun bencana alam lainnya seperti tsunami. Banjir rob ini fenomena tahuna, itu karena adanya fenomena pasang maksimum dan surut minimum itu di periode bulan baru,” katanya saat ditemui di kantornya, Selasa (7/12/2021).
Menurutnya, besarnya dampak rob yang timbul juga diakibatkan karena tingginya intensitas hujan yang terjadi pada bulan Desember sehingga membuat banyak daerah yang terkena banjir rob.
“Selain itu fenomena Lanina juga membuat dampak banjir rob kian parah,” katanya.
Ia mengatakan, jika fenomena bulan baru sendiri sudah terjadi sejak tanggal 3 Desember, dan akan berakhir pada hari ini yakni 7 Desember 2021.
“Berbeda dengan bulan sebelumnya di periode tanggal 3 hingga 7 ini memang dipengaruhi juga adanya daya tarik bulan lantaran purnama. Sudah secara umum bahwa air pasang akan muncul pada awal bulan hijriah dan pertengahan bulan pada purnama di bulan ini,” imbuhnya.
Lebih lanjut Trian menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan mudah termakan isu hoax dan masyarakat juga diminta untuk mencari informasi dari informasi yang Falid.
“Masyarakat juga harus tetap memperhatikan kondisi alam khususnya pada bulan Desember dan Januari karena adanya peningkatan curhat hujan,” pungkasnya. (Arr)






