Puluhan Rumah di Kasemen Terendam Air Laut

SERANG,- Puluhan rumah di pinggiran pantai gopek, Kampung Karangmulya, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang terendam banjir rob. Ketinggian air mulai dari tiga puluh sampai empat puluh centimeter.
Berdasarkan pantauan, selain merendam puluhan rumah, banjir rob juga merendam sejumlah kantor instansi yang berada di sekitaran pinggir pantai gopek.
Salah satu warga, Saenudin mengatakan, banjir yang merendam rumahnya terjadi sejak minggu lalu, tepatnya sejak hari sabtu. “Jadi setiap pagi airnya naik. Masuk bahkan sampe kerumah, kedalamannya sekitar 30 ampe 40 centimeter,” katanya, Selasa (7/12/2021).
Menurutnya, banjir rob memang menjadi langganan setiap akhir tahun. Namun kali ini merupakan banjir terparah yang pernah terjadi di lingkungannya tersebut. “Jadi setiap pagi, air pasti naik,” imbuhnya.
Ia mengatakan jika banjir tersebut kian diperparah oleh kondisi tanggul yang rembes dan pendangkalan kali yang ada di wilayah tersebut. Untuk itu ia berharap agar perintah kota serang segera melakukan perbaikan terhadap tanggul penahan air sungai dan sungai segera dinormalisasi.
“Kita berharap agar sungainya bisa di keruk lah dan tanggul nya bisa diperbaiki,” pungkasnya.
Sementara itu, Petugas BPBD Kota Serang Tb Furqon mengatakan, fenomena banjir rob ini kerap terjadi setiap tahunnya. Selain itu, curah hujan yang tinggi menyebabkan kondisi aliran sungai Cibanten pun ikut meluap, sehingga air masuk ke pemukiman warga sekitar.
“Ini fenomena setiap setahun sekali, air laut naik, ditambah dengan air sungai Cibanten juga mengalami kenaikan gara-gara curah hujan,” katanya.
Berdasarkan data yang berhasil di himpun, ada sebanyak 41 KK yang terdampak banjir rob sejak selasa pagi. Pihaknya pun akan menerjunkan bantuan jika kondisinya air tak kunjung surut. (Arr)






