amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
TANGERANG – Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meminta seluruh sektor usaha dan perkantoran untuk optimal dalam menerapkan pola Work From Home (WFH) maupun Work From Office (WFO). Itu sebagai antisipasi meningkatnya kasus positif Covid-19 dari sektor perkantoran.
“Supaya tidak muncul klaster perkantoran, karena kasusnya terus bertambah,” ujar Wali Kota saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 secara daring bersama seluruh kepala OPD Pemkot Tangerang, Rabu (23/6/2021).
Arief mengatakan, OPD Pemkot Tangerang harus lebih proaktif dalam melakukan pengawasan di sektor – sektor yang menjadi tanggung jawabnya untuk dapat menekan angka penyebaran Covid-19. “Misalnya, Disnaker pantau langsung ke perusahaan atau pabrik, bagaimana pelaksanaan prokes di tempat kerjanya,” jelas Arief.
Selain itu, lanjut Arief, dirinya juga meminta agar sektor pelayanan publik di Kota Tangerang dapat memaksimalkan sistem daring dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Contohnya administrasi kependudukan, sebisa mungkin cukup pakai aplikasi saja, selain mengurangi jumlah warga yang datang ke kantor juga untuk membantu mengurangi mobilitas,” ujarnya. (red)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…