amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
TANGSEL, – Puluhan monyet liar berkeliaran di pinggir Jalan Raya Serpong, kawasan Puspiptek, Muncul, Setu, Tangerang Selatan, Senin (16/08/2021) siang.
Hewan tersebut berkumpul di sisi jalan, seperti sedang mencari makan. Mulai dari monyet yang berukuran besar, hingga yang berukuran sangat kecil dan masih digendong oleh induknya. Kawanan monyet itu juga berlarian saling mengejar satu dan lainnya. Pemandangan unik tersebut, ternyata dapat dijumpai setiap hari.
“Setiap hari saya lewat sini, karena memang jalan ini jalur pulang pergi saya. Kawanan monyet ini biasanya sih sore hari keluarnya, tapi sekarang malah setiap waktu keluar. Saya lihat memang setiap hari ada,” ujar Sumardi, seorang pengemudi ojol yang kerap melewati jalan tersebut.
Jumlahnya dapat mencapai puluhan ekor dengan berbagai ukuran. Biasanya ada sampai tiga kelompok yang berkeliaran. “Mereka kan berkelompok gitu. Kalau ini hanya satu kelompok. Biasanya tuh banyak banget,” imbuhnya.
Melihat kawanan monyet liar di tepi jalan tersebut, Sumadi sebagai pelintas khususnya pengguna motor, mengaku merasa sangat was-was.
Pasalnya jalan menjadi perbatasan antara Tangsel dan Kabupaten Bogor itu, kerap dilalui oleh kendaraan besar.
Terlebih, tak jarang ada pula pengguna jalan lain yang kerap menepi hanya untuk melihat ataupun memberi makan kawanan monyet liar tersebut. “Ya khawatir, kadang-kadang pengendara mobil atau motor melihat monyet ini berhenti memberi makan. Di sini jalur ya hanya dua, kalau ada kendaraan berhenti mempersempit jalan, sedangkan di sini rata- rata kecepatan 40-60 km perjam,” ucapnya.
Rasa khawatir dari warga jika kawanan monyet yang tiba-tiba berlari ke arah jalan raya. “Itu resiko, kita rem mendadak ya bahaya dan pengguna kendaraan yang berhenti memberikan makan itu membuat akses jalan menjadi macet. Tapi kalau yang ke jalan, sementara ini saya belum pernah lihat,” kata Sumardi. (Gus/red)
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…