Puluhan Tahun, Nenek Asal Kasemen Tinggal di Rumah Kayu

Serang,- Tasem, Nenek yang berusia 86 tahun terpaksa harus tinggal di sebuah rumah dengan kondisi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kondisi tersebut telah berlangsung sangat lama lantaran Tasem tidak memiliki biaya untuk memperbaikinya.
Tasem sendiri sudah puluhan tahun tinggal di sana, tepatnya di Kampung Gang Eceng, RT 01 RW 09, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen. Ia tinggal bersama dua orang cucunya yakni Rohim (21) dan Aliya yang masih balita. Suaminya sendiri telah meninggal sekitar tiga tahun yang lalu dan membuat kondisi perekonomian keluarganya kian terpuruk.
Saat tim digdayamedia.id mengunjungi kediamannya, Tasem tengah duduk seorang diri di depan rumahnya. Kondisi rumah berukuran 6×4 yang terbuat dari kayu tersebut terlihat amat sangat memperihatinkan dengan atap yang dihiasi banyak lubang yang ditambal seadanya dengan plastik. Rumah kecil yang ditinggali Tasem itupun hanya memiliki satu kamar tidur dan satu ruang tamu yang juga digunakan Nenek Tasem untuk tidur.
Ketua RT 01 kampung Gang Eceng, M. Satibi mengatakan, kondisi yang di alami oleh nenek Tasem sudah berlangsung sangat lama dan diperparah saat sang suami meninggal dunia tiga tahun yang kalu.
“Waktu ada suami mendingan, semenjak ditinggal suami tidak ada yang bekerja, kondisinya nambah buruk. Untuk kebutuhan sehari-hari dibantu anak-anaknya aja,” katanya, saat diwawancarai awak media di Kediaman Tasem, Rabu (17/06/20).
Satibi mengaku, dirinya telah mencoba mengajukan proposal kepada pemerintah Kelurahan untuk memperbaiki rumah nenek Tasem, namun hingga kini tak kunjung ada kabar baik dari pemerintah desa.
“Sejauh ini tidak ada bantuan apapun, selain yang covid. Dari awal saya menjabat sudah mengajukan ke kelurahan, tapi hingga kini hasilnya tidak ada respon,” imbuhnya.
Sementarara itu, cucu nenek Tasem, Rohim (21) berharap agar neneknya dapat segera mendapatkan bantuan. Karena, neneknya sudah sakit selama dua tahun dan pengobatan sempat ditunjang oleh BPJS. Namun saat ini sudah tidak aktif.
“Nenek sakitnya sudah dua tahun. Sakit komplikasi, asam urat. Sudah sempat dibawa ke Rumah Sakit, tapi karena biaya besar jadi tidak dilanjutkan. Ada BPJS kesehatan tapi sudah tidak aktif,” tandasnya. (Arr)






