amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Ratusan Warga Geruduk Kantor Kelurahan Cilowong

SERANG,- Ratusan warga Kampung Jakung Raya, Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kelurahan Cilowong. Mereka menolak kerjasama pembuangan sampah antara Pemkot Serang dengan Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel).

Berdasarkan pantauan di lokasi, masyarakat baik bapak-bapak, ibu-ibu bahkan anak-anak turut ikut serta dalam aksi yang dilaksanakan sejak pukul 08.00 WIB. Masyarakat datang dengan membawa poster-poster dan spanduk berisi tulisan tuntutan.

Aksi pun sempat memanas saat masyarakat yang berorasi di depan kantor kelurahan tak kunjung dapat tanggapan. Masa aksi kemudian memaksa untuk merangsek masuk namun mendapatkan penjagaan dari aparat kepolisian. Aksi dorong-dorongan pun tak dapat dihindari. Beruntung korlap aksi segera menenangkan masyarakat dan meminta mereka tidak terprofokasi.

Koordinator aksi, Edi Santoso mengaku belum pernah dilibatkan dalam proses pembahasan kerjasama antara Pemkot Serang dengan Pemkot Tangerang Selatan. Menurutnya kebijakan yang diambil merupakan kebijakan sepihak dan tidak pernah melibatkan masyarakat.

“Selama ini orang Taktakan hanya jadi objek jualan, selama ini hanya janji-janji saja, makanya masyarakat sudah cape. Harusnya jalanan asri, tapi malah dipenuhi oleh mobil-mobil sampah,” katanya saat ditemui di lokasi, Kamis (21/10/2021)

Ia mengaku masyarakat saat ini ingin langsung menemui walikota guna melakukan penandatanganan MoU terkait tuntutan-tuntutan yang disampaikan oleh masyarakat taktakan.

“Yang jelas masyarakat ingin mou langsung dengan Walikota Serang terkait kesepakatan sepihak yang dilakukan oleh walikota tanpa persetujuan masyarakat taktakan raya khususnya Cilowong,” jelasnya.

ia pun menegaskan, apabila Walikota Serang tidak menemuinya hari ini dan tidak menyepakati tuntutan masyarakat, pihaknya akan melakukan penyetopan dan memutarbalikan truk sampah baik dari tangsel ataupun dari kota lain yang akan membuang sampah ke TPS Cilowong.

“Makanya sebelum Walikota menandatangani kesepakatan dengan warga Cilowong, kami harap mobil sampah tidak boleh melintas di jalan raya Taktakan,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti terkait pembangunan di TPS Cilowong yang seharusnya sudah dilakukan sebelum proses pengiriman sampah dilakukan. Namun demikian, sampai saat ini belum ada pembangunan sama sekali.

“Kondisi TPS masih seperti yang dulu, namanya sampah cuman ditutup sama tanah menyebabkan longsor seperti yang sudah-sudah,” tandasnya.

Salah satu warga, Lilis mengaku, adanya sampah yang dibuang dari tangerang selatan sangat mengganggu kehidupan masyarakat yang tinggal di sepanjang jalan raya Taktakan hingga ke TPS Cilowong.

“Lalulalang truk sampah terjadi sepanjang waktu dan menimbulkan aroma yang sangat tidak sedap sehingga membuat nafas terganggu. Bahkan aromanya sampai masuk hingga kedalam rumah,” tandasnya. (Arr)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

2 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

2 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

2 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

2 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

2 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

3 bulan ago