amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 di Kota Serang mengakui jika kecolongan terkait promo yang menyebabkan kerumunan di restoran cepat saji McDonald’s Ciceri Kota Serang, Kemarin.
Hal tersebut disampaikan oleh ketua gugus tugas, yang juga Walikota Serang, Syafrudin saat ditemui di DPRD Kota Serang, Kamis (10/6/2021)
Syafrudin mengatakan hal tersebut terjadi lantaran tidak adanya koordinasi dan informasi mengenai promo tersebut kepada tim Satgas Covid-19.
“Iya kami kecolongan, karena dengan situasi seperti kemarin (kerumunan), dan memang tampaknya sama seperti kerumunan yang terjadi di Giant. Kami pun langsung tegur dan sorenya itu sudah sepi,” katanya.
Syafrudin mengaku merasa heran dengan promo McDonald’s yang hanya sebatas mengeluarkan kemasan bertuliskan ‘BTS’ namun bisa memicu kerumunan. “Saya juga tidak ngerti, hanya pembukaan promo itu (BTS) saja bisa menimbulkan kerumunan massa, khususnya Gojek,” ujarnya.
Padahal, menurut dia, masyarakat sudah mengerti akan adanya potensi kerumunan massa yang terjadi akibat dibukanya promo tersebut. “Masyarakat sudah menyadari, akan tetapi banyak Gojek yang berkerumunan akibat pesanan yang banyak,” jelasnya.
Syafrudin mengatakan, kerumunan yang terjadi di restoran cepat saja asal Amerika tersebut, merupakan kali kedua yang terjadi di Kota Serang. “Maka nanti kami akan memberikan peringatan kepada pedagang supaya tidak ada lagi kerumunan massa,” tuturnya.
Syafrudin pun akan menginstruksikan Satpol PP Kota Serang untuk mengamankan tempat atau gerai-gerai yang menimbulkan kerumunan. “Sehingga tidak ada lagi kejadian kerumunan seperti saat ini, karena kan ini berbahaya bagi kesehatan masyarakat,” ucapnya. (Arr)
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…