amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Sejumlah warga Taman Banten Lestari, RT 03/21, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang membangun jalan di lingkungannya secara swadaya. Hal itu mereka lakukan lantaran melihat kondisi jalan yang sudah lama sangat memprihatinkan.
Salah seorang warga, Suhendri alias Zahid mengatakan, pembangunan jalan ini sudah lama di rencanakan oleh warga. Namun karena keterbatasan anggaran, sehingga pembangunan baru bisa dilaksanakan setelah uang hasil iuran warga secara sukarela sudah terkumpul.
“Diperencanaan itu kita awal tahun sebelum ada pandemi Covid-19, saat itu kita sepakat iuran per rumah secara sukarela untuk bangun jalan. Kurang lebih ada sekitar 8 bulan uang baru bisa terkumpul dan hari ini baru bisa kita laksanakan pembangunanya,” kata Zahid, Senin (19/10).
Zahid menuturkan, keinginan warga untuk membangunan jalan secara swadaya ini berawal dari kondisi jalan yang sudah rusak berat dan memprihatinkan. Menurutnya, warga sangat mengeluh lantaran setiap hujan menyebabkan genangan air dan sebaliknya ketika kemarau sangat berdebu.
Warga pun, kata Zahid selama ini rutin bergotong royong dengan menambal jalan yang berlubang dengan puing puing bangunan serta pasir sisa bangunan.”Alhamdulillah kalau warga di lingkungan saya ini semuanya kompak, mereka rutin gotong royong, ini juga kita menyusun batu, terus mengangkut bahan material jalan pake tenaga masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RT 03/21, Aip Saiful Mihdar mengaku sangat mengapresiasi atas semangat warganya yang kompak membenahi lingkungannya, seperti membangun jalan secara swadaya. Menurutnya, budaya gotong royong ini diharapkan agar terus dijaga.
“Saya secara pribadi mengucapkan terimakasih kepada warga yang secara sukarela merawat lingkungannya dengan baik. Ketika melihat kondisi jalan yang rusak mereka tanpa ada paksaan mau memperbaikinya sendiri,” imbuhnya. (Imat)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…