amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
ASPIRASI KITA

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Dipersimpangan Jalan

 

Salah satu isu yang sedang hangat akhir-akhir ini adalah gerakan netizen di jagat maya yang mendorong agar Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dibubarkan. Tagar bubarkan KPAI bergema dijagat twiter sejak selasa 9 september 2019. Tagar ini muncul bukan tanpa alasan, pemicu utamanya karena keputusan Persatuan Bulu Tangkis Djarum (PB Djarum) yang menghentikan audisi pencarian bakatnya mulai tahun 2020. Pertanyaan yang muncul kemudian kenapa justru KPAI yang “diserang” netizen?

 

Ternyata, PB Djarum mengambil keputusan “pamit” bukan tanpa alasan, ini bermula dari tudingan KPAI dan Yayasan Lentera Anak bahwa telah terjadi praktik eksploitasi anak dengan dipasangnya logo yang identik dengan produk rokok dan meminta PB Djarum untuk melepas logo tersebut. Permintaan akhirnya dipenuhi PB Djarum, akan tetapi KPAI rupanya menuntut lebih dan PB Djarum pun menolaknya. Serangkaian acara pertemuan dilakukan namun tidak menemui kata sepakat sehingga PB Djarum akhirnya “menyerah”.

 

Keputusan penghentian ajang pencarian bakat oleh PB Djarum memicu pro dan kontra, banyak netizen yang akhirnya melampiaskan kekesalannya dengan menghujat KPAI di media sosial seperti twiter bahkan Menpora Imam Nahrawi turut berkomentar. Sang mentri meminta ajang audisi yang dilakukan oleh PB Djarum tetap berjalan, menurutnya tidak ada unsur eksploitasi anak.

 

Respon cepat masyarakat bukan tanpa alasan, audisi pencarian bakat bulutangkis yang selama ini dilakukan oleh PB Djarum kita ketahui bersama sudah banyak melahirkan juara-juara dunia, Kita “indonesia” setidaknya punya muka di dunia internasional salah satunya berkat cabang olahraga ini. untuk mencapainya, sang juara terlahir berkat bantuan kerja-kerja mereka yang kini dituding KPAI sebagai organisasi pengeksploitasi anak. Ah ada ada aja

 

KPAI yang mempunyai tugas pokok melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan perlindungan dan pemenuhan hak anak, memberikan masukan dan usulan dalam perumusan kebijakan tentang penyelenggaraan perlindungan anak, mengumpulkan data dan informasi mengenai perlindungan anak kini justru menjadi lembaga pemupus mimpi dan harapan anak.

 

Jika KPAI sadar betul tugas pokoknya, tentu kita saat ini akan jarang sekali menemukan anak-anak yang masih berkeliaran dijalanan meminta-minta, kita akan sulit sekali melihat anak-anak bernyanyi padahal terpanggang teriknya matahari di persimpangan jalan, anak-anak yang menahan dingin nya angin malam karena tak punya tempat untuk bernaung, Ah mungkin KPAI tidak pernah melihat pemandangan ini dipersimpangan jalan.

 

Nurjaya

Analis Media Spectrum

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

2 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

2 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

2 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

2 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

2 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

3 bulan ago