amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Tersangka kasus undang-undang ITE Nikita Mirzani kembali mendatangi Mapolresta Serang Kota untuk menjalani wajib lapor. Ia datang didampingi sahabat karibnya Fitri Salhuteru dan kuasa hukum Fahmi Bachmid.
Nikita Mirzani mengatakan, pihaknya telah menjalani wajib lapor hingga empat kali. Selain menjalani wajib lapor, ia juga untuk menemani Fitri Salhuteru yang juga akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi yang meringankan nikita mirzani atas kasus hukum yang dialaminya.
“Seperti biasa wajib lapor ke Serang udah jadi kewajiban, sambil nemenin mba Fitri sama Dea juga jadi saksi yang meringankan,” katanya, Rabu (15/8/2022).
Nikita menjelaskan, ada dua konten postingan instagram yang dilaporkan oleh Dito ke Polres yakni mengenai unggahan dirinya ke media sosial mengenai kasus pemukulan yang dilakukan oleh Dito Mahendra.
“Konten pertama itu kata-kata yang diduga dituo melakukan pemukulan ke sekurity yang ada di kemang, dan itu aku unggah setelah sehari media online unggah duluan,” jelasnya.
Untuk konten ke dua ia mengupload dua buah foto milik dito yang ia upload juga di media sosial pribadinya. Ia juga memberikan caption yang menurutnya tidak tertuju ke dito.
“Himbauan untuk, bapak-bapak Propam jangan sampai gampang ke PHP,” jelasnya.
Sementara itu, Fitri Salhuteru mengaku mendapatkan kurang lebih 15 pertanyaan dari penyidik Polresta Serang.
“Saya jelaskan terkait kronologis kasus yang menjerat Niki. Didalam dapat mendapatkan 15 pertanyaan dari penyidik,” pungkasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…