amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Proses pembuangan sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke TPAS Cilowong sudah mulai dilakukan sejak 15 September 2021. Namun, sampai saat ini Pemkot Serang belum memiliki alat timbang sampah dan masih menggunakan alat milik Pemkot Tangsel.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Ipiyanto menjelaskan, terdapat beberapa kendala teknis, sehingga terjadi keterlambatan pembuangan sampah dari Tangsel ke Kota Serang.
“Seperti timbangan sampah yang kami punya itu kurang memadai dan saat ini kami menggunakan timbangan milik Tangsel sambil menunggu lelang alat timbang Kota Serang,” katanya, Rabu (29/9/2021).
Dia mengaku cukup kesulitan dalam menjalankan kerja sama pembuangan sampah dari Tangsel ke Kota Serang. Hal itu salah satunya ialah terkendala pada proses lelang di Unit Pengadaan Lelang (ULP). “Jadi memang agak sulit, kami terkendala pada proses lelangnya di ULP. Seharusnya bisa dipercepat karena kerja sama ini sudah dilakukan, termasuk bantuan keuangan dari Tangsel sudah masuk ke Kota Serang,” ujarnya.
Padahal, kata dia, apabila proses lelang bisa berjalan cepat, maka pembuangan sampah pun dapat dilakukan segera. Sehingga Pemkot Serang bisa menerima retribusi sampah sesuai dengan perjanjian. “Kalau sekarang ini kan kami kejar-kejaran, karena Desember sudah mulai ditarik retribusi. Dalam kerja sama ini, bukan hanya kami (LH) tapi tentu akan melibatkan OPD dan pihak lainnya,” ucapnya.
Saat ini, Ipiyanto menyebutkan, bantuan keuangan sebesar Rp 21 miliar lebih tersebut telah disusun untuk pengadaan alat berat tiga unit, yakni buldozer satu unit, dan dua unit eskavator. Kemudian, pembuatan bronjong, drainase, dan penampungan air lindi. “Untuk alat berat ketiganya sudah ada di TPAS Cilowong. Termasuk kami juga mengajukan dua unit dum truk,” pungkasnya. (Arr)
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…