Perkemi Banten Jaring Atlet Muda untuk PON 2024

SERANG,- Persaudaraan Beladiri Kempo Indonesia (Perkemi) menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) bertajuk Dewa Dewi Cup 2022. Even itu pun diikuti oleh seluruh atlet kensi dojo Kempo se Provinsi Banten.
Ketua Perkemi Provinsi Banten, Dewa Wijaya mengatakan, pelaksanaan Kejurda dewa dewi cup 2022 dimaksudkan untuk mencari dan menyiapkan atlet-atlet muda berprestasi di Banten.
“Karena informasi PON akan dilaksanakan 2 tahun sekali. Maka kami dari Perkemi akan menyiapkan terlebih dahulu atlet-atlet muda berpreatasi di provinsi Banten,” katanya, saat ditemui di GOR Maulana Yusuf, Sabtu (28/2/2022).
Ia mengatakan, jika pada PON di Papua yang lalu, cabang oleh raga Kempo dari kontingen Banten telah berhasil memyabet mendali perak. Untuk itu ia menargetkan pada PON 2024 lebih banyak lagi atlet yang diikutsertakan.
“Ya tujuannya semoga pon 2024 nanti minimal bisa seperti PON Papua yakni memberangkatkan satu, mendapatkan satu mendali. Berarti lebih dari 90 persen. Mudah-mudhaan kempo lebih banyak lagi mengirim atlet sehingga peluang untuk mendapatkan mendali emas lebih banyak,” jelasnya.
Ia pun mengatakan, akan merutinkan pelaksanaan Kejurda Dewa Dewi cup kendati tidak mendapatkan suport anggaran dari pemerintah daerah. Hal itu guna melahirkan atrlet-atlet yang berprestasi.
“Kemudian dukungannya dan lain-lain belum kami sampaikan ke Koni. Yang jelas ini swadaya mandiri dari seluruh warga perkemi yang ada di Banten. Baik orang tua maupun teman-teman pengusaha yang sudah mensuport saya ucapkan Terima kasih,” katanya.
Beladiri kempo sendiri dinilai sebagai beladiri yang lengkap. Artinya ada gerakan jo ada ho ada halus ada kasra. Selain itu ada gerakan-gerakan yang dilatih kan untuk ibu-ibu anak-anak remaja yang sifatnya tidak menghancurkan tetapi menggunakan tenaga lawan. “Bahkan untuk sabuk tertentu diajarkan ilmu menotok,” pungkasnya.
Diketahui dalan pelaksanaan Dewa Dewi cup 2022 diikuti oleh sebanyak 204 atlet yang berasal dari seluruh kabupaten kota di Banten.
Dalam gelaran tersebut, ada beberapa kategori yakni pemula untuk anak usia 9 sampai 13 tahun, lalu remaja A dari 13 sampai 15 setelah itu remaja b dari 15 sampai 17, lalu dkategori dewasa, dari 18 sampai maksimal 30 tahun. (Arr)









