PKB Banten Kecam Serangan Brutal Israel Ke Palestina

SERANG – Ketua DPW PKB Banten, Ahmad Fauzi mengecam tindakan brutal aparat kepolisian Israel yang menyerang umat Islam Palestina. Terlebih lagi, serangan itu dilakukan saat menjalankan ibadah dalam Masjid Al-Aqsa di Kota Yerusalem Timur pada Minggu (16/5/21) malam.
Menurut Ketua Fraksi PKB DPRD Banten ini, serangan israel kepada warga sipil palestina yang sedang menjalankan ibadah itu sangat brutal dan sudah masuk dalam kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan yang nyata. “Kami mengutuk keras serangan brutal israel terhadap warga sipil yang sedang menjalankan ibadah. Serangan (aparat israel) ini sangat melukai perasaan umat muslim di seluruh dunia,” kata Fauzi di Gedung DPRD Provinsi Banten KP3B Curug Serang, Serang, Selasa (18/5/2021).
Fauzi menganggap, Serangan membabi buta aparat kepolisian Israel yang menyebabkan ratusan warga sipil Palestina terluka merupakan kesewenang-wenangan terhadap nilai kemanusiaan.
“Membubarkan dan menyerang ribuan umat islam yang tak berdosa dan sedang menjalankan ritual ibadah dengan aksi brutal merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang nyata,” tegas Fauzi.
“Sampai kapan kedholiman ini akan selesai, sampai kapan tindakan bar-bar ini terus berulang. (Harus bisa) dihentikan. Ini perlu juga diingat, tindakan seperti ini kenapa selalu terjadi setiap saat dan terjadinya pada bulan-bulan suci dan pasca lebaran di palestina,” imbuh Fauzi.
Untuk itu, Ketua DPW PKB Banten ini menyerukan seluruh anggota Parlemen dan Pemerintah di seluruh dunia, khususnya negara-negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam untuk melawan penindasan Israel atas Palestina dan memperjuangkan resolusi damai untuk Palestina. Dan mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk tenang dan mendoakan saudara kita di Palestina.
“Saatnya pemimpin dunia semua khususnya (negara) mayoritas islam (bisa) bersatu membantu saudara kita di palestina,” ujar Fauzi.
Fauzi juga meminta negara-negara yang bernaung dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk tidak mendiamkan kebrutalan israel dan segera mengambil sikap tegas terhadap israel. Tak terkecuali Pemerintah Indonesia. Apalagi, Indonesia merupakan anggota Dewan HAM PBB.
“Tindakan brutalnya sudah sangat melenceng dan bertentangan dengan HAM,” kata Fauzi.
Jadi, lanjut Fauzi, sudah semestinya Indonesia segera turun tangan dan menggalang dukungan guna menentang tindakan brutal Israel di Palestina tersebut. Hal ini perlu dilakukan agar konflik segera berakhir.
“Inilah beratnya kita para pemimpin bangsa, (kita tidak boleh diam) karena apapun sikap kita, nantinya kita akan mempertanggung jawabkan segalanya di akherat,” kata Wakil Rakyat Dail Tansel.
“Kami berharap pemimpin bangsa kita ikut serta dalam kedamaian penyelesaian Palestina-Israel secara adil dan bijaksana serta sesuai dengan aturan konstitusi,” ucapnya. (red)







