Subadri ‘Ngamuk’ di Pos Cek Poin

Serang,- Pada hari pertama pemberlakuan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Serang, Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin menyemprot sejumlah petugas cek poin. Itu lantaran para petugas tidak menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya.
Dari delapan pos cek poin di Kota Serang, Subadri melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tiga pos. Yakni pos di gerbang tol Serang timur, pos di Kalodran dan di Pos Kecamatan Curug. Berdasarkan pantauan, kondisi pos cek Poin yang berada di gerbang tol sreang timur sepi tanpa petugas yang berjaga. Mobil yang ditumpang Subadri pun melanjutkan perjalanan menuju pos Kalodran.
Sesampainya di posko Kalodran, telah ada beberapa personil dari dishub, PMI dan juga dari dinas satpol PP yang berjaga. Namun tidak ada kegiatan pengecekan suhu tubuh dan pemeriksaan protokol kesehatan yang dilakukan sehingga membuat wakil walikota Murka.
“Padahal kan sekarang lagi rame-ramenya orang pulang kerja, rame pengendara itu di jam sekarang ini sampai sore,” kata Subadri, usai mencecar pertanyaan kepada salah satu petugas di pos cek poin Kalodran, Kamis (10/09/20).
Selain murka lantaran tidak adanya aktifitas pengecekan suhu tubuh yang dilakukan, Subadri juga marah lantaran kondisi pos cek Poin yang dinilai tidak layak ditempati oleh petugas lantaran tidak adanya sejumlah perlengkapan seperti kursi dan lainnya. “Sekarang gini, layak tidak anggota kita di tempat kaya gini!?, kita tujuannya baik, tapi kita harus mengorbankan pesonel kita, air minum tidak ada, semua tidak ada, hasil rapatnya seperti apa coba?,” tandasnya.
Lebih lanjut, Subadri menginstruksikan kepada Asda I, Anton Gunawan yang mendampinginya untuk menelefon kepala Dishub Kota Serang, Maman Lutfi dan Kasatpol PP Khusus Ramdhani, untuk datang ke lokasi cek Poin tersebut. “Mana coba, Telfon kadis-kadis,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu petugas dari PMI Kota Serang, Nurkholifah mengaku, tidak adanya aktifitas pengecekan suhu tubuh di tempat tersebut lantaran dirinya bersama petugas yang lain baru selesai melaksanakan ibadah salat. “Tadi sebenernya kita sedang salat, karena di dekat sini tidak ada mesjid ya, sekalian merekap hasil pengecekan pagi tadi, makanya kita aga telat,” jelasnya. (Arr)









