Uang Transport Pejabat Pemkot Serang Bakal Alihkan untuk Penanganan Covid-19

SERANG,- Pemerintah Kota Serang akan merefocusing anggaran unutk penanganan pandemi covid-19. Program-program yang akan dialihkan merupakan program yang non prioritas dan juga akan mengalihkan seluruh anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) yang ada di seluruh OPD.
Asisten Daerah (Asda) I Kota Serang, Anton Gunawan mengatakan jika walikota Serang, Syafrudin telah menginstruksikan untuk mengalihkan anggaran SPPD untuk penanganan Covid-19. Hal tersebut lantaran saat ini baik pejabat eksekutif maupun legislatif tidak diperkenankan untuk berkegiatan di luar daerah.
“Kebijakna pemerintah kan belum mengizinkan untuk melakukan perjalanan dinas dari pada dana tersebut tidak terserap maka lebih baik dialihkan untuk penanganan covid. Saat ini sedang di inventarisir oleh TAPD unutk nilainya,” katanya, Rabu (28/7/2021)
Selain unutk membiayai penanganan Covid-19 di Kota Serang, hasil penyisiran anggaran juga akan digunakan untuk membayai program-program prioritas yang masih kekurangan anggaran.
“Semua hasil penyisiran akan dialihkan semua unutk penanganan covid. Selain itu juga unutk membiayai program-program prioritas yang masih membutuhkan dana,” jelasnya.
Ia menjelaskan jika penyisiran akan dilakukan kepada seluruh OPD yang ada di Pemkot Serang. Kendati demikian, nilanya diprediksi tidak akan terlalu besar seperti tahun sebelimnya lantaran adanya Perpres 33 yang mengatur standar harganya.
“yang paling besar biasanya setda besar, setwan besar dan lain-lain saya belum megang datanya. tahun ini saya belum tahu ni, tapi masing-maisng OPD berbeda. Tahun ini ada penurunan karena dengan perpres 33, SPPD ini standar harganya kecil sekarang, pastinya lebih kecil dari tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin mengatakan, sesuai dengan instruksi Walikota Serang, maka Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan membahas refocusing anggaran guna percepatan penanganan Covid-19.
“Ada kemungkinan refocusing anggaran. Tapi apakah nanti kami akan membahas dengan dewan. Atau mungkin kami merefocusing anggaran tanpa melibatkan teman-teman DPRD,” katanya.
Menurutnya, secara regulasi, refocusing anggaran bisa dilakukan apabila penggunaannya untuk penanganan Covid-19. Namun segala akan diputuskan saat rapat diputuskan. “Itu dimungkinkan (refocusing) asalkan untuk penanganan covid-19. Tapi nanti akan kami bahas,” tandasnya. (Arr)






