amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Digdayamedia.id | Setiap manusia memiliki ekspektasi, tentu dalam segala bidang kehidupan selalu ada harapan yang manusia iginkan dan harapkan. Karena yang kita bahas adalah kehidupan manusia dibumi tidak jarang keinginan manusia ada yang tidak tercapai, lain dengan pembahasan manusia yang hidup di syurga dengan semua keinginannya yang pasti disediakan.
Kerap gundah ketika kegagalan menimpa, kerap sedih ketika yang diharapkan tak kunjung datang, kerap murung ketika yang didambakan tak sesuai keinginan, dan sedih yang berujung menyalahkan diri, menyalahkan orang lain, menyalahkan keadaan dan yang lebih parah lagi ialah menyalahkan tuhan yang maha berkuasa dan punyai seluruh kehidupan.
Dalam kondisi kecewa seketika muncul perasaan “menyalahkan” dan harus sesegera mungkin diobati dengan ikhlas, sekelumit ikhlas menurut penulis bukan sesuatu yang tiba-tiba ada di dalam hati manusia, namun ikhlas adalah sesuatu yang harus diusahakan secara sadar oleh manusia itu sendiri.
Sehingga ikhlas sebagai langkah awal memperbaiki keadaan, ikhlas dan berdamai dengan keadaan, seketika diri menjadi punya kekuatan dan jernih pikiran untuk menyusun rencana kedua. Memaafkan diri sendiri itu perlu dan penting untuk kedamaian diri, terlepas semua usaha yang sudah dilakukan tuhan memiliki garis kehidupan untuk hambanya, oleh karena itu maafkan keadaan agar dapat sesegera mungkin diperbaiki, Karena yang terpenting bukan seberapa jauh kita berbelok atau bersalah, namun yang paling utama adalah sadar sejauh mana kesalahan diperbuat dan secepatnya kembali pada jalan yang benar.
Berdamai dengan diri dan keadaan hal yang harus dilakukan Ketika bertemu dengan kenyataan yang tidak sesuai ekspektasi, maafkanlah semua keadaan buruk yang menimpa. karena semua kejadian yang kita alami sebagai garis kehidupan memiliki makna dan pelajaran untuk kita sendiri dan manusia di sekitarnya. Yang terakhir mari belajar dalam filosofi kopi yang sederhana bahwa pahit dan manis jika bersatu pun akan terasa nikmat, dan hitam sekalipun tercipta pasti memiliki manfaat.
(Saly)
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…
Kota Bekasi — DPRD Kota Bekasi memastikan akan memperketat pengawasan terhadap kebijakan penyertaan modal pemerintah…