amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}

Digdayamedia.id|Sore itu kami bertemu seperti biasa. membuka pertemuan dengan tawa. Sesekali menyantap makanan ringan yang sudah tersedia di meja. Tema bicara tak jauh dari soal kuasa. Siapa yang bertahan, siapa yang maju atau yang uring uringan sekalipun tak luput dari pembahasan.

 

Tiba-tiba muncul tema, kuasa harus direbut dengan jantan. Tak ada istilah ayam sayur dalam pertarungan. Atau mereka yang bermental kerupuk. Mudah layu di makan udara. Itu sungguh tak masuk kriteria.

 

Sekali waktu, pernah ku mencobanya diwaktu sangat beliau. Saat otak tak tau rimba semesta. Waktu itu kumulai dengan mental biasa. Ku terjang saja, melawan. Tak lihat kiri kanan.

 

Aku yang terlalu polos, berharap pada kekuatan yang tak bisa ku kendalikan. Terkapar pula ku dibuatnya. Diarena itu, aku jadi bulan-bulanan. bersimbah luka dan putus asa.

 

Tapi ada satu yang tersisa, aku tau ini hanya soal waktu. Dan Tuhan pasti sudah menyiapkan episode manis di lain tempat. Kini benar kurasa, kalah masa lalu bukan kalah sesungguhnya. Itu hanya kekalahan sementara. Karena dengan bangkit, luka dan sedu sedan itu hilang dengan sendirinya. Tak tersisa.

 

Ibu ku bilang, kalau kau punya mau. berdirilah, lalu kejar sampai dapat. Jangan berhenti sebelum kau genggam. Bila perlu acungkan kepalan tangan mu kelangit. Bertarunglah lagi dengan takdir. tak usah bosan. Mungkin kau akan terluka lagi. Tapi rasanya tak akan seperti dulu. Perasaanmu sudah berubah menjadi kebas.

 

Lihatlah Ayam negeri, yang disediakan makan setiap hari. Setelah tiga bulan akan disembelih lalu dibagi. Ayam negeri tak biasa lincah. Ketergantungan. Lemah. Maka mudahlah ia hilang. Mau kau seperti itu, Saranku jangan.

 

Maka jadilah kau seperti ayam kampung. Tiada hari tarung sendiri. Makan selalu mandiri. Kelahi tanpa henti jika wilayahnya disebrangi.

 

Dengan contoh ayam kampung. Eksistensimu bertahan sedikit lebih lama. Karena apa. Karena keinginan yang tinggi akan mengangkatmu dari tali kekang realitas. Meski kadang tak terhindar dari luka.

 

Masih sanggup kau terluka?Jangan hirau lagi dengan tanya itu. Majulah terus. Supaya kau lupa dengan rasa sakit. Setelah itu kau boleh senang dengan suksesmu.

 

Penulis, Dede Qodrat Alwajir, Direktur Pelaksana Spectrum Data Indonesia

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

3 hari ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

5 hari ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

6 hari ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

1 minggu ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

1 minggu ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

4 minggu ago