amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
INSPIRASI

Dwi Fungsi TNI, Harga Yang Terlalu MAHAL

Oleh: Dede Qodrat Alwajir

Belum usai berbagai kontroversi yang terjadi di negeri ini. Kini, isu soal dwi fungsi TNI mulai bergejolak kembali. Rancangan Undang Undang TNI yang sedang dibahas DPR, terkesan tertutup. Bahkan, seperti sembunyi-sembunyi karena khawatir diketahui publik.

Pembahasan ini berdampak kepada munculnya ke khawatiran publik, soal supremasi sipil yang sudah mulai dikangkangi. Militer mulai masuk ranah sipil, lalu lambat laun mencoba menguasai berbagai lini kehidupan negara.

Terlalu kelam sejarah masa lalu yang pernah bangsa ini alami. Ketika Militer keluar dari barak dan ikut campur urusan sipil. Masyarakat seperti dikebiri. Hak asasi manusia hanya mimpi belaka. Tidak pernah jadi benar-benar kuasa.

Setelah Reformasi mengembalikan Militer ke barak, kita dianugerahi kehidupan yang bebas dan beradab. Siapa saja bebas beraktivitas dan berkehendak sesuai dengan hak yang dimilikinya. Namun, 27 tahun berlalu isu TNI mulai masuk diranah sipil mulai menyeruak kembali. Berbagai jabatan mereka pegang dan kuasai.

Hanya karena alasan di internalnya banyak perwira aktif non job. Alasan yang tidak seharusnya disampaikan. Karena hal ini berpotensi menabrak konstitusi pasal 30 ayat 3, “Tentara Nasional Indonesia terdiri atas Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara sebagai alat negara bertugas mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara.”

Sesuai konstitusi, Militer adalah alat negara yang bertugas untuk menjaga kedaulatan nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu bila mereka ingin masuk sipil seharusnya pensiun dini. Namun, faktanya saat ini itu tidak terjadi. Jabatan – jabatan sipil mulai diisi oleh tentara aktif. Kondisi ini cukup mengkhawatirkan jika dibiarkan begitu saja.

Tidak ada yang dapat memperkirakan dan membayangkan jika kita akan hidup lagi dibawah sepatu PDL dan popor senjata. Bila itu yang tidak kita inginkan, maka sejatinya kita harus menolak dwi fungsi TNI. Karena harganya terlalu mahal untuk Indonesia yang sedang tertatih bangkit dengan kekuatan rakyatnya.

Penulis adalah Dosen Universitas Bina Bangsa dan Direktur Spectrum Data Indonesia

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

2 minggu ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

2 minggu ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

2 minggu ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

3 minggu ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

3 minggu ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

1 bulan ago